Semua artikel Manajemen & Analitik

STARKES: Standar Akreditasi Rumah Sakit Terbaru

Akreditasi RS kini mengacu STARKES. Ini kerangka standar akreditasi rumah sakit, fokus penilaian, dan cara menyiapkannya.

Ilustrasi standar akreditasi rumah sakit STARKES

Akreditasi rumah sakit di Indonesia kini mengacu pada STARKES, yaitu Standar Akreditasi Rumah Sakit yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Bagi tim yang terbiasa dengan standar sebelumnya, pertanyaan pertama biasanya sederhana: apa yang berubah, dan apa yang perlu disiapkan.

Memahami kerangka STARKES membantu rumah sakit menyiapkan akreditasi sebagai bagian dari operasional harian, bukan proyek dadakan menjelang penilaian.

Infografik ringkasan STARKES standar akreditasi rumah sakit terbaru: apa itu STARKES, fokus mutu dan keselamatan pasien, bukti dari data dan pencatatan, serta persiapan sebagai bagian operasional

Apa itu STARKES, standar akreditasi rumah sakit

STARKES adalah standar acuan penilaian mutu dan keselamatan rumah sakit yang berlaku secara nasional. Standar ini menggantikan acuan sebelumnya dan menjadi dasar penilaian oleh lembaga penyelenggara akreditasi yang ditetapkan pemerintah, termasuk KARS. Rincian dan versi terbaru sebaiknya selalu dirujuk ke sumber resmi Kementerian Kesehatan, karena ketentuannya dapat berubah.

Fokus utama: mutu dan keselamatan pasien

Inti STARKES bukan kelengkapan dokumen semata, melainkan bukti bahwa pelayanan berjalan dengan mutu dan keselamatan yang terjaga. Penilaian melihat apakah standar benar-benar dijalankan sehari-hari, bukan hanya tertulis. Karena itu, kesiapan yang sesungguhnya terbentuk dari kebiasaan operasional, bukan dari berkas yang dirapikan di akhir.

Peran data dan pencatatan

Banyak elemen penilaian bertumpu pada bukti pelaksanaan, dan bukti itu berasal dari pencatatan pelayanan. Data yang lengkap dan bisa ditelusuri memudahkan menunjukkan bahwa standar dijalankan. Di sinilah rekam medis yang tertata, sesuai PMK 24/2022, menjadi pendukung penting.

Menyiapkan STARKES sebagai bagian operasional

Rumah sakit yang operasionalnya sudah tertata cenderung lebih siap menghadapi penilaian. Dokumen mutu seperti panduan, prosedur, dan clinical pathway perlu ada, dijalankan, dan terdokumentasi. Kesiapan ini dibahas lebih rinci pada dokumen mutu untuk akreditasi.

Peran SIMRS

Sistem informasi rumah sakit membantu menjaga pelayanan tercatat secara konsisten, sehingga bukti pelaksanaan standar tersedia saat dibutuhkan. DHealth sebagai SIMRS mendukung pencatatan pelayanan dalam satu alur, sedangkan pemenuhan standar dan penilaiannya tetap menjadi ranah rumah sakit dan lembaga akreditasi.

Untuk melihat bagaimana pelayanan terdokumentasi rapi sebagai dasar kesiapan akreditasi, tim Anda dapat menjadwalkan konsultasi atau demo.

Artikel lainnya

Semua artikel
Ilustrasi dokumen mutu akreditasi rumah sakit Manajemen & Analitik

· 1 mnt baca

Dokumen Mutu untuk Akreditasi Rumah Sakit

Dokumen mutu akreditasi bukan soal menumpuk berkas. Ini jenis dokumen yang perlu disiapkan dan kenapa bukti pelaksanaannya menentukan.

Ilustrasi cara menyusun clinical pathway di rumah sakit Manajemen & Analitik

· 2 mnt baca

Cara Menyusun Clinical Pathway di Rumah Sakit

Clinical pathway sering berhenti jadi dokumen. Ini cara menyusunnya agar benar-benar dipakai di pelayanan, dari pilih kasus sampai evaluasi.

Coba DHealth

Lihat DHealth langsung untuk rumah sakit Anda

Jadwalkan demo gratis dan diskusikan kebutuhan SIMRS bersama tim kami.