Persiapan Akreditasi Rumah Sakit: Langkah yang Perlu Disiapkan
Persiapan akreditasi RS lebih ringan bila jadi bagian operasional harian. Ini langkah-langkahnya dari memahami standar sampai bukti pelaksanaan.
Persiapan akreditasi rumah sakit sering terasa berat karena dikerjakan mepet waktu penilaian. Padahal, sebagian besar yang dinilai adalah hal yang memang berjalan sehari-hari. Ketika persiapan dijadikan bagian dari operasional, bebannya jauh lebih ringan dan hasilnya lebih meyakinkan.
Artikel ini menyusun langkah persiapan secara garis besar, tanpa masuk ke rincian standar yang sebaiknya dirujuk ke sumber resmi.

Pahami standar yang berlaku lebih dulu
Langkah pertama adalah memahami acuan yang dipakai, yaitu standar akreditasi STARKES. Mengetahui apa yang dinilai membantu tim fokus pada hal yang benar-benar penting, bukan menyiapkan segala sesuatu tanpa arah.
Persiapan akreditasi rumah sakit: lakukan self-assessment
Sebelum penilaian resmi, nilai kesiapan sendiri secara jujur. Self-assessment membantu menemukan celah lebih awal, ketika masih ada waktu memperbaiki. Menilai kondisi apa adanya lebih berguna daripada berasumsi semuanya sudah siap.
Siapkan dokumen mutu dan bukti pelaksanaan
Pastikan dokumen mutu ada, berlaku, dan yang terpenting, dijalankan. Kumpulkan bukti pelaksanaan dari pencatatan pelayanan sehari-hari, bukan membuatnya menjelang penilaian. Bukti yang alami lebih kuat daripada yang disiapkan mendadak.
Libatkan seluruh tim, bukan hanya panitia
Akreditasi bukan tugas satu tim khusus. Staf di setiap unit perlu memahami standar yang berkaitan dengan pekerjaannya, karena penilaian bisa menyentuh pelayanan langsung. Persiapan yang hanya dipegang panitia cenderung rapuh saat ditelusuri sampai ke lapangan.
Peran SIMRS dalam persiapan
Karena banyak bukti berasal dari pencatatan pelayanan, sistem yang menjaga data tetap lengkap sangat membantu. DHealth sebagai SIMRS mendukung pencatatan pelayanan dalam satu alur, sehingga bukti pelaksanaan standar lebih mudah dikumpulkan dan ditelusuri. Pemenuhan standar tetap menjadi tanggung jawab rumah sakit.
Untuk melihat bagaimana pencatatan pelayanan mendukung kesiapan akreditasi, tim Anda dapat menjadwalkan konsultasi atau demo.
