top of page

Apa itu Green Hospital (Rumah Sakit Hijau) dan bagaimana penerapannya?


Green hospital (rumah sakit hijau) adalah konsep rumah sakit yang berfokus pada praktik dan desain yang ramah lingkungan. Tujuan dari rumah sakit hijau adalah untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup pasien, staf medis, dan masyarakat sekitar.

Berikut adalah beberapa prinsip dan praktik yang sering terkait dengan rumah sakit hijau:


A. Efisiensi Energi:

  1. Penggunaan sistem pencahayaan hemat energi, seperti lampu LED atau lampu hemat energi, serta penggunaan pencahayaan alami yang optimal dengan jendela besar atau jendela transparan.

  2. Penggunaan peralatan medis dan teknologi yang hemat energi, seperti peralatan dengan mode hemat daya atau penggunaan peralatan yang efisien.

  3. Penggunaan sistem manajemen energi yang canggih untuk memantau dan mengoptimalkan penggunaan energi di seluruh rumah sakit.


B. Pengelolaan Limbah:

  1. Rumah sakit hijau menerapkan sistem pengelolaan limbah yang efisien, termasuk pemisahan limbah medis dan pengolahan limbah medis yang aman sesuai dengan peraturan.

  2. Penerapan praktik daur ulang limbah non-medis, seperti kertas, plastik, logam, dan kaca.

  3. Penggunaan teknologi modern untuk pengolahan limbah, seperti sistem pengolahan air limbah dan pengolahan limbah padat yang ramah lingkungan.


C. Penggunaan Bahan Ramah Lingkungan:

  1. Pemilihan bahan bangunan yang ramah lingkungan, seperti bahan daur ulang, bahan dengan sertifikasi lingkungan, atau bahan dengan emisi rendah dari bahan kimia berbahaya.

  2. Penggunaan cat dengan rendah VOC (Volatile Organic Compounds) untuk mengurangi polusi udara dalam ruangan.

  3. Penerapan desain bangunan yang mempertimbangkan efisiensi energi dan penggunaan bahan yang ramah lingkungan, seperti penggunaan isolasi termal yang baik.


D. Pengelolaan Air:

  1. Penggunaan toilet berhemat air, keran dengan aliran air yang efisien, dan teknologi penghemat air lainnya.

  2. Pemanfaatan sistem pengumpulan dan penggunaan ulang air hujan untuk keperluan non-medis, seperti irigasi taman atau pembersihan lantai.

  3. Penggunaan teknologi pengolahan air limbah yang efisien, termasuk sistem filtrasi dan pengolahan air limbah yang canggih untuk mengurangi dampak negatif pada lingkungan.


E. Desain Lingkungan yang Baik:

  1. Rumah sakit hijau memperhatikan desain bangunan yang memungkinkan sirkulasi udara alami yang baik, sehingga mengurangi ketergantungan pada sistem HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning) yang menggunakan energi.

  2. Pemanfaatan cahaya alami dengan desain yang memaksimalkan penggunaan jendela dan pencahayaan buatan yang terintegrasi dengan baik.

  3. Integrasi ruang terbuka hijau, taman, atau area rekreasi dalam lingkungan rumah sakit untuk memberikan manfaat psikologis dan fisik kepada pasien, staf, dan pengunjung.



Rumah sakit hijau dapat memberikan manfaat jangka panjang, termasuk pengurangan biaya operasional, peningkatan kualitas lingkungan dalam ruangan, peningkatan kepuasan pasien, dan citra yang positif dalam masyarakat. Oleh karena itu, banyak rumah sakit yang semakin tertarik untuk mengadopsi praktik dan desain rumah sakit hijau guna mencapai keberlanjutan lingkungan dan kesehatan yang lebih baik.


48 tampilan0 komentar
bottom of page