Data yang Dikirim Rumah Sakit ke SATUSEHAT: Apa Saja?
Bukan seluruh rekam medis yang dikirim. Ini jenis data pelayanan yang dipertukarkan ke SATUSEHAT dan yang perlu disiapkan rumah sakit.
Banyak rumah sakit sudah terhubung ke SATUSEHAT, tetapi belum semua timnya memahami apa yang sebenarnya dikirim. Pertanyaan ini penting, karena data yang dikirim ke SATUSEHAT menentukan kelengkapan yang perlu disiapkan di sistem rumah sakit, bukan sekadar soal koneksi teknis.
Secara umum, yang dipertukarkan bukan seluruh isi rekam medis, melainkan data pelayanan pada titik-titik tertentu yang sudah ditetapkan. Memahami cakupannya membantu tim menyiapkan kelengkapan data sejak pelayanan berlangsung.

Prinsip dasar: data pelayanan, bukan seluruh rekam medis
SATUSEHAT adalah platform interoperabilitas milik Kementerian Kesehatan yang menghubungkan data antar fasilitas kesehatan. Yang dikirim adalah data pelayanan yang distandarkan, mengikuti format yang ditentukan platform, sehingga bisa dibaca oleh fasilitas lain dalam ekosistem yang sama.
Karena bentuknya standar, kelengkapan dan kerapian data di sisi rumah sakit menjadi penentu. Data yang tidak lengkap atau tidak konsisten akan menyulitkan proses pengiriman. Ini juga alasan integrasi tidak berhenti pada koneksi, melainkan pada kualitas data yang mengalir, seperti dibahas pada tahapan integrasi SATUSEHAT.
Jenis data yang dikirim ke SATUSEHAT
Cakupan resminya diatur oleh spesifikasi SATUSEHAT dan dapat berkembang. Secara garis besar, yang biasa dipertukarkan mencakup:
- Data kunjungan pasien, termasuk identitas terverifikasi dan waktu pelayanan.
- Diagnosis, yang bersandar pada kode standar seperti ICD-10.
- Tindakan atau prosedur yang diberikan selama pelayanan.
- Data penunjang seperti hasil laboratorium, sesuai cakupan yang berlaku.
- Data obat atau resep pada lingkup yang ditentukan.
Rincian teknis dan cakupan terbaru sebaiknya selalu dirujuk ke dokumentasi resmi SATUSEHAT, karena spesifikasinya diperbarui dari waktu ke waktu.
Apa yang perlu disiapkan rumah sakit
Agar data bisa dikirim dengan lancar, ada prasyarat yang perlu dipenuhi lebih dulu. Fasilitas harus sudah terdaftar di SATUSEHAT dan memiliki kredensial akses. Identitas pasien seperti NIK dan identitas tenaga medis juga perlu lengkap dalam data master, karena menjadi acuan yang diminta platform.
Kelengkapan ini tidak muncul di akhir proses. Ia terbentuk sejak pendaftaran dan pelayanan dicatat dengan benar, lalu tersimpan rapi dalam rekam medis.
Kenapa kelengkapan data menentukan keberhasilan
Pengiriman ke SATUSEHAT hanya semudah data yang mendasarinya. Kalau diagnosis tidak dikodekan, NIK belum terisi, atau data pelayanan tersebar di banyak tempat, tim akan menghabiskan waktu merapikan di detik terakhir. Sebaliknya, ketika data pelayanan sudah lengkap dan konsisten sejak awal, pengiriman menjadi kelanjutan yang wajar dari pekerjaan sehari-hari.
Peran SIMRS dalam menyiapkan data
Di sinilah sistem informasi rumah sakit berperan. Ketika pendaftaran, pelayanan, penunjang, dan farmasi berada dalam satu alur, data yang dibutuhkan SATUSEHAT lebih mudah dijaga kelengkapannya dan ditelusuri kembali.
DHealth sebagai SIMRS membantu menata pencatatan pelayanan sehingga data yang diperlukan tersedia dari sumber yang sama. Setelah prasyarat terpenuhi, sistem membantu mendukung proses pengiriman sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan tanggung jawab atas data dan proses tetap mengikuti kebijakan fasilitas.
Untuk memastikan kesiapan sebelum mengirim data, tim Anda dapat menilai kelengkapan melalui checklist kesiapan integrasi, atau menjadwalkan konsultasi atau demo.
